8 Tips Persiapan Kuliah di Luar Negeri

Merasakan tinggal di luar negeri sambil menuntut ilmu merupakan impian bagi banyak orang. Namun, apa saja sih hal yang harus dipersiapkan sebelum kita memutuskan untuk berkuliah di luar negeri? Penasaran, kan? Yuk simak beberapa tips persiapan kuliah di luar negeri berikut ini!




Research, Research, Research!


Lakukan banyak riset untuk mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan negara dan universitas yang bisa menjadi pilihanmu. Berikut adalah beberapa aspek yang patut kamu perhatikan dalam melakukan riset mengenai negara/universitas tujuan:

  • Persyaratan pendaftaran (tes seleksi, interview, personal statement/essay, recommendation letter, dll.)

  • Biaya kuliah dan perlengkapan akademik, biaya hidup/deposit tahunan, biaya akomodasi/asrama, biaya asuransi kesehatan, dll.

  • Kurikulum/program yang ditawarkan

  • Kualitas fasilitas kampus dan dosen

  • Lingkungan akademik dan sosial di kampus tujuan

  • Kesempatan akademik dan pengembangan diri di dalam dan luar kampus

  • Iklim dan keamanan negara

  • Lokasi universitas dan jarak antara negara asal dengan negara tujuan (berhubungan dengan harga tiket pesawat)




Perhatikan Jenis Tes Seleksi, Tes Kemampuan Bahasa, dan Sistem Matrikulasi


Masing-masing universitas/negara mewajibkan tes seleksi yang berbeda. Beberapa tes standar internasional yang paling umum adalah SAT/ACT, GRE/GMAT (untuk graduate studies), Cambridge A Level, atau bahkan UEE (khusus untuk NUS dan NTU di Singapura). Selain itu, ada negara tertentu (seperti Jerman) yang mewajibkan calon mahasiswa internasional untuk mengambil 1 tahun pembelajaran matrikulasi sebelum memulai kuliah, lho.


Jangan lupa untuk mengecek persyaratan kefasihan bahasa juga. Kebanyakan universitas yang memiliki program berbahasa Inggris mengharuskan kamu untuk memiliki skor tertentu di tes TOEFL/IELTS. Beberapa negara seperti Jerman juga mengharuskan kamu untuk memiliki sertifikat tingkat lanjut dalam bahasa lokal negara tersebut sebagai persyaratan untuk mendapatkan student visa.



Pertimbangkan Kapasitas Finansial


Kuliah di luar negeri bisa menjadi hal yang mahal, tapi kamu bisa memilih negara yang sesuai dengan kapasitas finansialmu. Kebanyakan negara di Eropa menawarkan biaya kuliah yang terjangkau, walau biaya hidupnya memang cukup mahal. Sementara itu, beberapa negara, seperti Turki, Hongaria, dan Rusia, memiliki biaya hidup yang relatif tidak berbeda jauh dengan biaya hidup di Indonesia.


Apapun negara tujuanmu, jangan berkecil hati dulu! Ada banyak jalan menuju Roma. Kamu bisa mencari beasiswa yang tersedia di universitas atau negara tujuanmu, atau mencari pekerjaan part-time. Namun, jangan sampai pekerjaan part-time tersebut mempengaruhi kuliahmu ya! Setiap negara juga memiliki kebijakan yang berbeda mengenai pekerjaan paruh waktu untuk mahasiswa internasional.



Perkaya Kegiatan Ekstrakurikuler


Kegiatan ekstrakurikuler dapat berupa volunteering, magang, Model United Nation (simulasi sidang PBB), debat, musik, jurnalistik, robotik, sinematografi, olahraga, dan lain-lain. Poin ini memegang peranan penting dan akan memberikan nilai tambah dalam proses pendaftaran di beberapa universitas, apalagi jika kamu memegang posisi kepemimpinan. Tapi, jangan lupa untuk sesuaikan pilihan kegiatan ekstrakurikuler dengan minat dan kesukaanmu! Dengan ini, universitas dapat melihat dedikasimu terhadap bidang yang menjadi passionmu.




Buat Personal Statement yang Unik dan Autentik


Kebanyakan universitas mengharuskan kamu untuk menulis personal statement sebagai salah satu dari syarat pendaftaran. Personal statement biasanya berisikan pernyataan mengenai siapa kamu, cerita perjalananmu, dan apa tujuanmu dalam berkuliah. Ini akan digunakan oleh universitas untuk melihat gambaran identitas, cara pikir, dan kesiapanmu dalam menghadapi dunia kuliah nanti. Kamu bisa mengkonsultasikan personal statement dengan orang lain untuk memastikan isinya benar-benar merepresentasikan dirimu.


“Bingung, nih. Harus konsultasi ke mana, ya?”


MIMPI menyediakan jasa konsultasi personal statement, lho! Jangan khawatir, dokumenmu akan dicek oleh tim yang sudah berpengalaman kuliah di luar negeri, kok. Yuk, cek https://www.mimpimovement.com/coaching-program untuk lihat informasi selengkapnya!



Persiapkan Recommendation Letter


Recommendation letter juga memegang peran yang penting dalam proses pendaftaran ke universitas yang kamu inginkan. Dari dokumen ini, pihak universitas akan mengetahui etos belajar, karakter, dan peran yang kamu jalankan di lingkungan sekitar/komunitas. Kamu bisa memintanya kepada guru, kepala sekolah, maupun konselor yang mengenal kemampuan akademik dan kepribadianmu dengan baik.



Suitability > Prestige. Reflect!


Setelah melakukan banyak riset mengenai pilihan-pilihan universitas yang ada, sesuaikan universitas pilihanmu dengan minat, kepribadian, dan kemampuanmu. Ingat, jangan hanya terfokus oleh ranking dan prestise universitas!


Lakukan refleksi untuk menentukan prioritas yang disesuaikan dengan tujuanmu dalam perjalanan kuliahmu nanti. Apa tujuanmu kuliah di luar negeri? Belajar? Mengembangkan diri? Mencari teman dan memperluas relasi? Ingin merasakan salju? Ingin belajar hidup mandiri? Intinya, apapun tujuanmu, pilihlah universitas/negara yang dapat membantu kamu untuk mencapai tujuan tersebut, ya!


Namun, tentu saja, ranking dan prestise universitas juga sering dilihat apalagi oleh recruiter atau HRD saat mencari pekerjaan. Untuk ranking universitas top dunia tahun 2021, bisa dilihat disini.



Siapkan Mental dan Fisik


Menginjakkan kaki untuk belajar di negara asing bisa menjadi momen yang cukup mendebarkan bagi sebagian orang, apalagi jika kamu belum merasa familiar dengan negaranya. Namun, jangan khawatir, kamu bisa bergabung dengan komunitas mahasiswa Indonesia di sekitar lingkungan kampus untuk membantu proses adaptasimu di lingkungan baru. Sebelum berangkat, kamu juga bisa mengobrol dengan relasi yang pernah berkuliah di negara/universitas tujuanmu untuk mendapatkan gambaran tentang kehidupan sehari-hari di sana, lho!


Persiapan fisik juga tidak kalah penting, apalagi untuk kamu yang berencana untuk berkuliah di negara yang iklimnya berbeda dengan Indonesia!




Sumber:


22 views0 comments

Recent Posts

See All